LOVE IS NOT DELIVERED
(PART II)
Gue dan Kevin segera mengejar mereka,tepat di perapatan jalan gue
menarik tangan gadis itu dan segera bersembunyi. Gadis itu tampak kebingungan
melihat gue yang masih menggenggam tangan nya, sedangkan Kevin masih berdiri di
dekat perapatan jalan untuk menghalangi niat siswi-siswi itu untuk mengejar
gadis yang sekarang lagi bersama gue.
“
aww,sakit..!”kata gadis itu dengan suara pelan
Gue baru sadar ternyata genggamanku begitu kuat hingga
membuat tangan gadis itu sakit.
“ aduh,maaf..” kataku sambil melepas genggaman
dari tangannya
“ kamu siapa sih ? ngapain kamu bawa aku ke
sini ?”Tanya gadis itu
“ a..aaku Fadlan, aku hanya menolongmu dari
kejaran teman-temanmu itu.. “jawab gue terbata-bata.
“ aku tidak butuh bantuan kamu !! sebaiknya
kamu segera pergi dari sini..” ketusnya
“ loh kamu ini kenapa sih,bukannya bilang
makasih kek’ malah marah-marah tidak jelas kayak gini.”
Kali ini gue benar-benar marah,dan
ternyata gue salah menilai gadis itu. Gue juga baru sadar klo tadi gue manggil
dia dengan kata “kamu”. Dengan perasaan kesal dan marah,gue meninggalkan gadis
itu dan menghampiri Kevin yang masih berada di perapatan jalan.
“
lo kenapa,Lan ? mana gadis itu ?” Tanya Kevin
“
udah,Vin. Gue mau pulang !! ga usah sebut-sebut orang yang tidak tahu
berterima kasih macam DIA..!! (nunjuk gadis itu)
Gue menarik tangan Kevin untuk
meninggalkan tempat ini,gue sempat memergoki mata gadis itu melihat ke arahku
dengan sinis. Dalam hati gue benar-benar sakit hati karena gadis itu. Gue marah
sama diri gue sendiri. Rasanya gue mau berteriak sekeras-kerasnya…
“
tadi lo kenapa,Lan ? Tanya Kevin
“
gue gak suka sikap gadis itu,bukan nya berterima kasih sudah di tolongin
malah bentak-bentak gue..
“
loh kok bisa ? emang dia ngomong apa ?
“
gue gak tau dimana letak kesalahan gue.., dia malah bentak dan usir gue
!! “kataku
“
bukannya lo kagum sama dia,Lan ? Tanya Kevin lagi
Gue terdiam
mendengar pertanyaan Kevin kali ini. Gue bertanya dalam hati.
“ gue gak tahu,Vin. Saat ini perasaan gue
campur aduk ga karuan..!!”
“ ya sudah,lo sabar aja Fadlan. Cewek bukan
Cuma dia kan? Masih banyak kok ..”
“ hmm, lo kok ngomong gitu ? emangnya gue
naksir dia ? gue kagum doang!!”
“ ya gitu deh,Lan. Lo pasti naksir dia,klo ga
naksir mungkin lo ga akan semarah ini sama cewek.. iya kan ? lo pasti ngarepin
dia ngehargain lo kan ? makanya lo emosi seperti ini sekarang..”
Gue terdiam kembali mendengar
kata-kata Kevin,ada benarnya juga yang dia katakan. Gue pasti ga bakalan marah
klo gue tidak naksir gadis itu. Faktanya klo teman-teman cewek gue di sekolah
membentak gue, gue hanya ketawa karena menganggap itu hanya canda belaka,tetapi
ini berbeda.
“
mungkin lo benar,Vin . klo sebenarnya gue naksir gadis itu,tapi gue ga
terima dia bentak gue kayak gitu..”
“
hmm, mungkin ada alasan yang buat dia kayak gitu ke lo..”
“
g..guee ga tahu, gue lelah banget..”
*******
Cc : hayo..?? gmna ceritanya ?? bagus atau jelek ?? masih
penasaran ?? nantikan PART III ya…